Senin, 23 November 2015

[IDVolunteering] Pijar Psikologi : Hidupkan Lilin Kecil bagi Anak Berkebutuhan Khusus


"Anak-anak berkebutuhan khusus memang tak sempurna. Tapi percayalah, sedikit apresiasi dan dukungan kita  akan membuat hidup mereka terasa sempurna"



Setiap manusia yang terlahir dunia tidak dapat memilih takdirnya. Ya, Tuhan telah menitipkan potensi yang berbeda bagi setiap insan. Begitu juga dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Tuhan juga menganugerahkan kelebihan dalam diri mereka. Sayangnya, mereka justru dianggap remeh dan diasingkan. Bukankah setiap orang memiliki hak dan kesempatan yang sama? Namun, mengapa anak-anak berkebutuhan khusus kini masih berteman dengan cemoohan dan cacian? Begitulah kenyataan pahit yang harus mereka terima. Anak berkebutuhan khusus justru dipandang sebelah mata. Dari segi pendidikan pun mereka kurang terfasilitasi. Lihatlah, betapa minimnya pendidikan inklusi di Indonesia.

Berawal dari keresahan pribadi sebagai mahasiswa Psikologi. Saya dan enam sahabat saya merasa terpanggil saat melihat fenomena memprihartinkan yang dialami oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Hati kecil kami tergerak untuk menyuarakan hak-hak dasar anak berkebutuhan khusus. Benar, sudah selayaknya mereka diterima di lingkungan sebagaimana mestinya. Awalnya, menyatukan gagasan dari tujuh kepala memang bukan sebuah perkara yang mudah. Namun kami akhirnya sepakat untuk mengemban misi pengabdian dan mulai membangun pendidikan mengenai kesehatan mental di bumi pertiwi. Kami mencoba membuka mata masyarakat bahwa anak berkebutuhan khusus juga memiliki potensi dan berhak untuk merengkuh impian mereka.

Keikhlasan adalah modal utama dalam mewujudkan mimpi!



Dengan bermodalkan ketulusan hati dan tekad yang kuat kami mulai melangkah. Akhirnya tercipta Pijarpsikologi.org, sebuah portal online psikoedukasi dan konsultasi psikologi gratis untuk semua kalangan. Kami mulai mengetuk hati khalayak dengan membuat poster dan juga artikel tentang anak berkebutuhan khusus. Ya, kami paham betul dunia maya akan menjadi batu loncatan yang baik untuk menyuarakan hak-hak anak berkebutuhan khusus. Kami juga menggalang kerjasama dengan 14 psikolog yang siap mendermakan jasanya untuk membantu sesama. Bagi sebagian orang, konsultasi psikologi dinilai mahal. Pijarpsikologi.org hadir dan membawa solusinya. Kini mimpi konsultasi gratis seputar anak berkebutuhan khusus telah direalisasikan oleh Pijarpsikologi.org.

Tibalah saatnya momentum World Down Syndrome Day.  Kami menggunakan peringatan itu sebagai tonggak untuk memberikan apresiasi kepada seluruh anak berkebutuhan khusus. Kali ini kami menggelar aksi nyata untuk mewujudkan misi Pijarpsikologi.org. Kami bekerja sama dengan LM Psikologi UGM melakukan kampanye dan charity bagi panti anak berkebutuhan khusus Bina Siwi Yogyakarta. Minggu (22 Maret 2015), punggawa Pijarpsikologi.org turun ke jalan untuk menyebarkan pamflet, berkampanye mengenai  anak berkebutuhan khusus, dan menjual karya anak panti  Bina Siwi. "Love doesn't count cromosome," inilah tagline yang kami gunakan untuk menggalang apresiasi bagi anak dengan down syndrome yang notabene memiliki kelainan kromosom ke 21.






Aksi nyata World Down Syndrome Day mendatangkan simpati dari berbagai pihak. Mulai dari 100.000 lebih likers di instagram hingga banyaknya profil picture di sosial media yang menggunakan logo atau tweebon tentang kepedulian terhadap kaum down syndrome. Sebuah kebahagiaan yang bahkan tidak dapat dideskripsikan dengan kata-kata. Perlahan, charity di Panti Bina Siwi pun sukses dilakukan. Minggu (28 Maret 2015), kami disambut oleh malaikat-malaikat kecil di panti Bina Siwi. Mereka menunjukkan kebolehan mereka dalam bermain musik dan menyanyi. Sungguh, saat itu saya terlarut dalam kebahagiaan yang tiada tara. Entah, senyuman dan tawa mereka seolah mengajarkan kami untuk tetap berjuang meski dengan keterbatasan. Binar mata mereka mengajarkan saya tentang arti kehidupan. Keceriaan mereka mengisyaratkan bahwa hidup akan lebih berarti jika kita bisa saling melengkapi. Saya pun belajar untuk bersyukur atas apapun yang dikaruniakan Tuhan.









Seberkas Cahaya Sejuta Asa

Semboyan itu menjadi pengingat kami untuk senantiasa percaya bahwa sekecil apapun hal yang kita lakukan akan menjadi sebuah kekuatan dan manfaat yang besar kedepannya. Kini, Pijarpsikologi.org bersusah payah mengembangkan sayapnya dan mulai mengudara. Hingga saat ini kami telah memiliki 44 volunteer. Bukan hal yang mudah untuk meniti semuanya dari awal. Tapi semangat itu senantiasa menopang tekad kami untuk tetap menjunjung misi ini. Tuhan begitu baik dan memberi jalan kami untuk tetap mengandeng hak-hak anak berkebutuhan khusus. Kami mendapat penghargaan dari Surabaya Booth Camp sebagai juara ketiga start up terbaik dan juga masuk sebagai nominator 70 start up terbaik di Global Inovation Trought Science and Technology. Sekarang kami terus berusaha mengembangkan diri menjadi sebuah portal psikoedukasi yang tidak hanya menyuarakan hak anak berkebutuhan khusus, tapi juga memberikan pengetahuan tentang isu-isu psikologis yang dekat dengan kehidupan yang sehari-hari. Sudahkah kita tahu? Kesehatan yang sejati tidak hanya kesehatan fisik namun juga kesehatan psikis.

Bergabung dengan Pijarpsikologi.org membuat saya menyadari bahwasanya kita tidak hidup untuk diri kita sendiri. Namun sejatinya kita juga hidup untuk orang lain. Tuhan menciptakan manusia untuk saling berbagi. Dengan berbagi, kita tidak akan kehilangan apapun, justru akan melipat gandakan kebahagiaan yang kita punya untuk dapat dicicip oleh orang lain. Saya akan tetap berusaha mengabdikan diri di Pijarpsikologi,  saya percaya bahwa pengabdian tidak akan pernah salah dalam memilih pundak. Saya yakin, jika kita melakukan sesuatu dengan tulus, niscaya usaha kita akan membawa manfaat bagi orang lain yang membutuhkan.


<div align="center"><a href="http://www.ivh.or.id" rel="nofollow" title="IVD2015"><img src="http://i68.tinypic.com/n7yw6.jpg" alt="IVD2015" style="border:none;" /></a></div>

*foto dan video courtesy Pijarpsikologi.org dan LMPsikologi UGM

17 komentar:

  1. satu langkah kecil membangun negeri tanpa pamrih. Semangat !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap :D! Terima kasih, semoga kedepan Tuhan memberikan kesempatan kami untuk menggerakan hati banyak orang ya Masykur. Ya, semoga dapat menjadi sebuah kontribusi positif bagi anak berkebutuhan khusus di bumi pertiwi. Semangaat juga Masykur!

      Hapus
  2. Mantappp nggrek... Bismillah semoga langkah kecil ini menjadi awal untuk menebar manfaat yang besar... keep writing nggrek :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ada calon Psikolog Unpad yang mampir ke sini :'). Bismillah ya Alika, semoga ini dapat mengawal langkah kita untuk tetap memberikan semangat bagi anak-anak berkebutuhan khusus!

      Hapus
  3. Balasan
    1. Bunch of thanks, cantik! Amin Ya Allah, semoga langkah Pijar senantiasa dimudahkan Tuhan. Semangat :D!

      Hapus
  4. Luar Biasssa sekali, semangat teman teman...., Kalian sangat menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak King! Semoga semakin banyak orang yang mampu tergerak hatinya dan berjalan bersama kami dalam menyuarakan hak anak berkebutuhan khusus. We always keep this spirit up!

      Hapus
  5. Luar biasa, semangat menginspirasi ๐Ÿ˜€

    BalasHapus
  6. Terumakasih Pangestin, sukses selalu juga untuk kamu. Semoga kedepan akan ada lebih banyak orang yang bergerak bersama kami untuk menyuarakan hak anak berkebutuhan khusus. Bismillah!

    BalasHapus
  7. Kampanye online plus real action. Mantaaap
    Semoga materi2 kampanye yang dibuat pijar Psikologj akan diakses banyak orang :)

    BalasHapus
  8. Kampanye online plus real action. Mantaaap
    Semoga materi2 kampanye yang dibuat pijar Psikologj akan diakses banyak orang :)

    BalasHapus
  9. Terima kasih sudah mengajak bergabung di Pijar, Anggrelika!
    You'll always be my favorite wirter <3

    BalasHapus
  10. Keren basnget Nggre! Ini sebuah ringkasan tentang perjalanan kita saat membangun pijarpsikologi :)

    BalasHapus
  11. Keren basnget Nggre! Ini sebuah ringkasan tentang perjalanan kita saat membangun pijarpsikologi :)

    BalasHapus